“JOGJA, Kota Batik Dunia “

"JOGJA, Kota Batik Dunia "

membatikIkiway Tour – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendapatkan predikat sebagai kota batik dunia oleh World Craft Council, pada 2014 lalu. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi sebagai pemicu semangat bagi pengrajin batik di DIY untuk berkarya lebih baik lagi. Selain itu, batik Yogyakarta pun nantinya diharapkan bukan saja menjadi primadona di Indonesia, namun juga di dunia internasional. Untuk menindaklanjuti predikat dan penghargaan tersebut, 'Festival Jogja Kota Batik Dunia 2015' akan diselenggarakan pada 2 OKtober hingga 6 Oktober 2015 mendatang, dengan mengambil tema "Dari Jogja Menuju Globalisasi Batik Dunia". Festival tersebut di antaranya bertujuan untuk melaksanaan program pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) melalui Festival Jogja Kota Batik Dunia. Dalam festival itu nantinya akan ada beberapa agenda kegiatan, yaitu seperti pameran, selebrasi, seminar, talk show, fashion show dan lomba batik.

Kadarmanta Baskara Aji selaku Plh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi DIY dalam jumpa pers Festival Jogja Kota Batik Dunia, Senin (28/9/2015) siang mengatakan, dalam festival tersebut nantinya pada saat pameran dan fashion show akan menampilkan berbagai karya dari para desainer yang terlibat. "Karya-karyanya mengedepankan karya batik. Dalam festival tersebut nantinya akan terdapat sebanyak 50 stand," ujarnya. Dalam jumpa pers tersebut, di antaranya dihadiri pula oleh Bambang Wahyu Indriya selaku Kepala Bidang Industri Logam, Sandang dan Aneka, juga Syahbenol Hasibuan, perwakilan dari Dekranasda DIY.

Pembukaan festival ini, nantinya akan dibuka pada Jumat (2/10/2015) pukul 09.00 WIB di Pagelaran Kraton Yogyakarta. Selain itu, menurutnya festival ini pun diselenggarakan untuk memperingati Hari Batik yang jatuh pada (2/10/2015) nanti. Aji mengatakan, sasaran dari festival ini adalah peran masyarakat atau IKM dalam pelestarian kerajinan batik berbasis budaya, pengembangan SDM di bidang batik, juga meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap batik. Adapun Syahbenol mengatakan, dalam festival ini pun akan diselenggarakan pula lomba batik, yang mana para pesertanya selain membuat desain, juga harus bisa membatik, untuk kategori SMA atau SMK sederajat, Mahasiswa maupun umum. Nantinya akan ditentukan tiga pemenang yang akan difasilitasi hak cipta desain. "Total hadiah lomba sangat besar, yaitu Rp 130.500.000," tambahnya.

#tribunjogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>